Posted by: novembri yusuf | April 20, 2008

REPAIR WELDING

REMOVE DEFECT  WELDING  BY  GRINDING

Dalam dunia welding masalah repair merepair suatu weldingan merupakan hal yang lumrah terjadi. Hampir semua project berskala besar selalu ada masalah repair.  Yang harus ditekankan adalah ratio repair harus sekecil mungkin. Itu tugasnya Pak manager project untuk merumuskan ratio repair agar project tetap untung, man haour sedikit, dan schedulle tercapai.

Kenapa sih koq ada repair…

Repair terjadi mungkin karena hasil NDT report seperti UT, RT, MT, PT menunjukkan adanya discontinity diluar acceptance criteria yang sudah disepakati. Bisa jadi karena masalah workmanship yang jelek, salah maerial, salah kawat las, salah dimensi dan lain lain…sehingga harus di repair.

OK … kita sekarang konsentrasi dulu dalam repair karena laporan NDT fail misal UT fail. Ada laporan UT dalam joint pipe 16 ” sch 120 dalam kedalaman 15 mm panjang 10 mm ada slag… Bagaimana mengseksekusi repair ini ….?

Ah langsung hajar ajalah dengan las Biasa…kata si welder ….upps stop dulu .. katanya si QC.

 Untuk mengeksekusi repair harus diperhatikan aturan mainnya. Aturan mainnya ada dimana pak QC tanya si welder….?

OK take look in AWS d1.1 Bab Repair hal 201 Bab 5.26.  Disana disebutkan bagaimana :

1. Cara membuang weld deposit yang bermasalah tadi. Bisa dengan Grinding, chipping, Gouging.  Untuk material QT nggak boleh pakai gougingan…nah lho  Knapa…?

Tentu temp gouging dan laju pendinginan yang cepat dari flow nya oksigen (angin) tadi akan merusak temper struktur dari material awal. Sehingga bukan QT lagi yang dapat tapi Q aja..Martensite phase…Hardness tinggi. Sebelum dibuang gouging material perlu dipananskan terlebih dahulu ( gunakan temp preheat)

 

2. Surface material setelah dibuang weld metal harus bersih dan bebas dari cacat akaibat penbuangan ini. lakukan MP/PT untukmengkounter checknya.

3. Lakukan welding ulang untuk mengisi kembali area yang akan di las. Disini perlu preheat lebih tinggi dari yang dipakai pada original wled(40 °C its OK). Untuk suatu repair  welding dengan proses yang berbeda dari original weld maka WPS yang digunakan harus sudah teruji dengan kondisi yang akan dipakai untuk merepair ( gunakan WPS repair).

4. lakukan NDT yang sama pada saat mengetes original wled pertama. kalau pertama di UT berarti untuk repair juga harus di UT  lagi.

 Kalau sudah OK …alhamdullilah berarti jointnya sudah accept, tapi kalau repair lagi gimana nih… Ganti aja weldernya … he he  he. Berapa kali suatu joint boleh di repair repair repair lagi ….?

Ayo berapa …?

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: