Posted by: novembri yusuf | February 17, 2009

MATERIAL TRACEBILITY

MATERIAL TRACEBILITY

marking-2

 

 

 

 

Sebagian kita mugkin sering mendengar kata kata “ material tracebility “ apa lagi dalam suatu project oil and gas. Sebagian kita juga hanya mendengar tanpa paham makna dari material tracebility. Secara makna bahasa mungkin semua sudah paham maksudnya Material Tracebility namun mungkin banyak juga yang kurang paham bagaimana mendesign material tracebility.

beam

 

 

 

 

 

 

 Dalam project oil and gas construction penggunaan material biasanya ditulis dalam drawing (AFC). Didalam drawing karena keterbatasan space dan untuk lebih effisien jenis material yang akan digunakan biasanya di rumuskan lagi dalam jenis atau group. Biasanya material tersebut disebutkan dalam type. Misala Type 1, type 2, type 3, type 4. Kalau di shipyard mereka biasa menulis dalam gambar langsung jenis materialnya seperti AH 36, DH 36, EH36, EQ 70, EQ 65 dll. Semuanya OK OK saja.

Type 1, 2, 3, 4 adalah kumpulan material material yang dianggap sejenis walaupun type dan grade nya berbeda. Biasanya dibedakan berdasarkan tensile atau yield strength material tanpa memperhatikan komposisi kimia material tsb. Gunanya lebih kepada masalah penggolongan material dalam welding ( WPS yang applicable).

Untuk bisa ditraceback tentu dibutuhkan identifikasi pada material tersebut. Ada beberapa cara untuk melakukan identifikasi material. Bisa di marking dengan menggunakan paint marker, bisa dengan di hard stamp dengan low stress stamp, bisa dengan memberi label pada material tersebut. Yang harus di perhatikan adalah marking atau identifikasi material tersebut bisa dilacak kalau dibutuhkan. Biasanya terjadi banyak permasalahan tentang jenis marking. Apakah perlu hard stamp atau hanya perlu di paint marker biar gampang dilakukan dan tidak butuh manhour. Masalah ini biasanya disebutkan dalam project specification. Seperti marking hard stamp harus dibuat untuk material tebal diatas 20 mm dan jenisnya type 2, type 1. Material dibawah 20 mm type 3 dan 4 boleh dimarking dengan paint market atau sejenisnya.

Kapan material di marking.

Material yang dimarking adalah material yang sudah memenuhi standard dan criteria dan spec material yang di tentukan. Untuk itu material sebelum dimarking mestinya di periksa terlebih dahulu oleh material engineer ( Metalurgy Eng) dengan memeriksa specification, komposisi kimia, mechanical test, heat treatment, NDT, dll melalui pemeriksaan mill certificate. Namun hal detail seperti ini masih jarang perusahaan fabrikasi yang mampu melakukannya.

 

floatel

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pertanyaan :

Pada sebuah CPP Platform di Natuna yang sudah beroperasi terjadi kerusakan retak pada joint web girder penopang separator. Lalu seorang auditor yang punya barang bertanya dan meminta apa jenis material ( Mill cert ) beam yang digunakan untuk dudukan separator tsb.

Bisakah anda mentraceback material tsb dan memberikan mill cert benda tsb dengan 100% benar.?

Kalau bisa berarti anda sudah mempraktekkan sytem traceility yang baik dalam membuat construksi tersebut. Kalau sudah bisa SELAMAT anda layak dapat bintang..

Yang masih bingung…PR ya …”

 

Semoga bermanfaat


Responses

  1. buat pak novembri yusuf…..

    material traceability memang merupakan suatu system yang sangat akurat untuk menelusuri sesuatu di dalam project khususnya oil and gas, tapi memang begitu banyak company yg belum dapat secara utuh menjalankan system itu, hanya beberapa saja.
    tapi material traceability adalah salah satu system yg penting di gunakan di project.
    saya termasuk salah satu pemakai sytem tersebut hanya saja pada setiap project itu menggunakan system ini cukup untuk kepentingan pada saat invoicing atau pada saat akan serah terima document project kepada client.
    Tapi saya berharap di masa akan datang system ini akan terus berkembang dan terus diperbaharui supaya pada saat project berjalan akan lebih sedikit kekeliruan.
    Demikian pak novembry, salam saya JUNAEDI

  2. Pak Nov, Maaf bertanya….

    Quote:
    “Type 1, 2, 3, 4 adalah kumpulan material material yang dianggap sejenis walaupun type dan grade nya berbeda. Biasanya dibedakan berdasarkan tensile atau yield strength material…”

    1. Apakah ini yang dinamakan P Nos dalam ASME yg tujuannya mereduce WPQ ?
    2. Jika materialnya sudah di coating/painting, apakah type marking yg hard stamp masih kelihatan karena sudah ketutup cat ? lalu bagaimana dengan yg typenya paint marker, apakah perlu di marker ulang setelah di coating?

    Mohon maaf jika pertanyaannya mendasar, karena baru2 belajar metalurgy.

    Salam,

    • Type 1,2,3,4 adalah material yang biasa di golongkan oleh client ( owner) dalam membuat construksi projectnya. Type ini nggak ada hubungannya dengan P Nos dalam ASME. Ini lebih ke material structure. Kalau untuk ASME P nos digunakan untuk piping atau BPV.

      Untuk material yang sudah di marking lalu ketutup sama painting nggak ada masalah. Karena tracebility material sudah di record dalam document lain dalam bentuk ASBUILT drawing. Jadi setiap material dimanapun lokasinya sudah ada recordnya dan ini juga perlu design oleh client.

      So….pertanyaan saya dalam psoting ttg material tracebility sudah terjawab dengan pertanyaan Pak Puji Y…..

      Salam


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: