Posted by: novembri yusuf | July 27, 2011

Tuesday, 26 July 2011 21:35
60% TENAGA KONSTRUKSI KURANG SKILL

Sadur dari : WASPADA ONLINE

BANDA ACEH – Sekitar 60 persen dari 5,7 juta tenaga kerja sektor konstruksi Indonesia tidak memiliki sertifikat atau kurang keahlian di bidang jasa tersebut. Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, menyebutkan pembangunan infrastruktur di negara ini masih memerlukan banyak tenaga ahli bidang konstruksi

“Ternyata sekitar enam puluh persen dari tenaga konstruksi kita itu bukan tenaga kerja yang terdidik dibidang jasa tersebut,” katanya, tadi malam.Menteri mengatakan pemerintah terus berupaya agar tenaga kerja bidang jasa tersebut memiliki keahlian atau bersetifikat baik di bidang konstruksi kayu, las, dan besi.

“Dengan memiliki sertifikat bidang jasa konstruksi itu maka tenaga kerja kita bisa bekerja dan ditampung tidak hanya di pasar nasional tapi juga berbagai negara, khususnya di negara-negara kawasan Timur Tengah,” katanya.Pasar tenaga kerja bidang jasa konstruksi dari Indonesia di mancanegara cukup besar seperti di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.
“Setiap kali saya ke Afrika Utara dan negara-negara Timur Tengah itu, para menteri di sana meminta agar Indonesia mengirimkan tenaga kerja bidang konstruksi ke negara mereka,” ujar Djoko. Sebab, kata menteri, tenga kerja asal Indonesia yang paling disukai pemerintah negara-negara tersebut, dan salah satu pertimbangannya karena persamaan keyakinan (Islam).
“Tapi sayangnya tenaga kerja jasa konstruksi yang memiliki sertifikat asal Indonesia belum banyak,” jelasnya. Menteri Pekerjaan Umum menjelaskan, masalah saat ini adalah kurangnya pusat pelatihan bidang konstruksi di Indonesia. Saat ini baru beberapa provinsi yang sudah memiliki gedung pusat pelatihan konstruksi, antara lain Jakarta dan Aceh.

Untuk itu, menteri berharap pusat pelatihan konstruksi di Aceh tersebut juga dapat memberi manfaat bagi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus di wilayah Sumatera.
“Dengan adanya sertifikat konstruksi tersebut maka tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri tidak lagi dilecehkan,” katanya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: